Info Sekolah
Kamis, 16 Jul 2026
  • Selamat Datang di Website Taman Pendidikan Ta`miriyah Surabaya
  • Selamat Datang di Website Taman Pendidikan Ta`miriyah Surabaya
30 Juni 2026

Nikmatus Sa’adah, Alumni SD Ta’miriyah 2002 Sandang Gelar Doktor di FKG Unair

Sel, 30 Juni 2026 Dibaca 11x

Dr. Nikmatus Sa’adah, drg., M.Si (tengah) bersama keluarga besar seusai menggelar diseminasi disertasi Program Doktor Ilmi Kedokteran Gigi Unair.

Surabaya – Taman Pendidikan (TP) Ta’miriyah Surabaya telah melahirkan alumni hebat dalam berbagai bidang. Salah satu alumni, Nikmatus Sa’adah, berhasil menyandang gelar Doktor Ilmu Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (Unair).

Alumni SD Ta’miriyah 2002 ini telah menyelesaikan rangkaian studi S-3 dan telah sukses menjalani diseminasi disertasi, Selasa (30/6/2026). Putri pertama Ketua Umum Yayasan Ta’mirul Masjid Agung Kemayoran Surabaya, Mohammad Nasir, ini dinyatakan lulus ujian disertasi dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4,0.

Dr. Nikmatus Sa’adah, drg., M.Si dan Drs. Mohammad Nasir.

Judul disertasi Dr. Nikmatus Sa’adah, drg., M.Si adalah “Analisis Potensi Gel Sekretom Sel Punca Gigi Sulung pada Proses Penyembuhan Luka Pasca Pencabutan Gigi”.

Wakil Dekan I FKG Unair, Dr. An’nisaa Chusida, drg., M.Kes. memberi apresiasi yang tinggi pada Doktor Ima, panggilan akrabnya. Pencapaian ini menunjukkan betapa kerja keras dan komitmen menopang kesuksesan dalam perkuliahan dan penelitian.

“Nikmatus Sa’adah bukan hanya berhak menyandang doctor, tapi kami juga memberi apresiasi lain karena yang bersangkutan telah menghasilkan karya ilmiah pada jurnal internasional,” katanya.

Diharapkan jurnal ini dapat memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan, khususnya kedokteran gigi. An’nisaa juga mengingatkan, menyandang gelar doctor mempunyai tanggung jawab yang besar. Gelar ini bisa menjadi inspirasi dan membawa kemajuan bagi FKG.

Ucapan selamat juga disampaikan Prof. Dr. Muhamad Zainuddin, Apt, selaku Rektor Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, tempat Nikmatus Sa’adah mengabdi sebagai dosen. “Selamat atas gelar doktor yang diraih Nikmatus dan terima kasih kami sampaikan kepada FKG Unair,” ujarnya.

Sementara itu, Nikmatus Sa’adah menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, khususnya keluarga, suami dan anak-anak tercinta. Baginya, keluarga menjadi penyemangat dalam menggapai pencapaian ini.

Kepada kedua orang tuanya, Drs. Mohammad Nasir dan Tri Murti Sayekti, S.H, dia dengan tulus mengungkapkan rasa terima kasih atas doa yang tak pernah putus.

“Keberhasilan hingga saat ini bukan karena saya semata. Ada banyak tangan yang membantu serta banyak doa yang mengiringi,” pungkasnya.

Ringkasan Disertasi

Dia menuliskan, penyembuhan luka pasca pencabutan gigi merupakan proses biologis yang berlangsung dinamis. Proses ini melibatkan interaksi kompleks antara fase inflamasi, fase proliferasi, dan fase pembentukan tulang baru.

Keberhasilan proses ini sangat ditentukan oleh keseimbangan mediator inflamasi, faktor pertumbuhan, dan aktivitas seluler yang bekerja secara terkoordinasi.

Ketidakseimbangan mekanisme biologis ini dapat menyebabkan penyembuhan yang tertunda atau kualitas tulang yang kurang optimal.

Dia menerangkan, sel punca gigi sulung (SHED) merupakan salah satu sumber sel punca mesenkimal yang memiliki kapasitas proliferatif tinggi dan kemampuan sekresi biomolekul regeneratif yang besar.

Produk sekresi ini, yang dikenal sebagai sekretom, mengandung berbagai faktor bioaktif termasuk sitokin imunomodulator, faktor angiogenik, faktor osteogenik, serta komponen eksosom.

“Konsep terapi menggunakan sekretom menawarkan pendekatan cell-free therapy yang lebih aman, stabil, dan mudah diterapkan dibandingkan transplantasi sel hidup,” ungkapnya.(rul)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar