
Alidah dan Goesman (duduk), Aldo (tengah) dan Alex (kiri). Satu keluarga ini merupakan alumni TP Ta’miriyah Surabaya.
Surabaya – Taman Pendidikan (TP) Ta’miriyah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup keluarga Goesman dan Alidah. Pasangan suami istri ini merupakan alumni Ta’miriyah. Goesman angkatan 1999 dan Alidah angkatan 2000.
Dua anaknya, yakni Muhammad Aldo Alvaro Gusman 2024-2025 dan Muhammad Alex fernando 2025-2026 juga lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) Ta’miriyah.
Kini, keduanya sudah lulus dan menemukan kampus negeri impiannya. Aldo diterima di Managemen (S-1) Universitas Airlangga (Unair) dan Alex di Sains Data (D-4) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
“Alhamdulillah kedua anak saya ini diterima di kampus negeri yang diimpikan. Selain usaha dan doa, peran Sekolah Ta’miriyah sangat besar di sini. Ta’miriyah mengantar anak-anak ke PTN impian,” ujar Alidah, Rabu (17/6/2026).
Sebagai alumni Ta’miriyah, Alidah punya banyak pertimbangan menyekolahkan kedua anaknya di sini. Paling prinsip adalah di Ta’miriyah, bekal agama anak-anak tak diragukan lagi karena sekolah ini memberikan pembelajaran yang seimbang antara agama dan akademik (umum).
Sebelum masuk SMA Ta’miriyah, Aldo dan Alex bersekolah di sebuah SMP negeri di Kota Surabaya. Sedangkan jenjang SD dihabiskan di salah satu sekolah swasta.
Sewaktu di SD, baik Aldo dan Alex sempat hafal Al Quran tiga juz, namun setelah masuk SMP negeri, kemampuan itu tak lagi diasah dan tidak dirawat dengan baik sehingga lama lama hilang.
“Dari situ saya mulai resah. Kedua anak ini kalau gak dimasukkan ke sekolah Islam, saya khawatir akan kehilangan kesempatan untuk belajar agama, mengembalikan lagi hafalan yang pernah mereka tekuni,” tambahnya.
Tak ada pilihan lain kecuali memasukkan kedua anak laki lakinya ke sekolah Islam. Ta’miriyah menjadi pilihannya. Baginya, bekal agama untuk anak-anak sangat penting dan itu akan didapat jika sekolahnya di Ta’miriyah. Hal penting lainnya adalah kemampuan Bahasa Inggris di sana juga patut dibanggakan.
Apresiasi untuk Guru
Selain pertimbangan berdasarkan pengalaman sebagai alumni, Alidah punya pendangan lain mengenai pengajar di TP Ta’miriyah. Guru-guru, ustadz ustadzah fresh graduate. Guru-guru di Ta’miriyah aktif memfasilitasi bakat dan potensi anak didik.
Kedua anaknya belum pernah komplain atau ada keluhan mengenai guru-guru yang mengajar. Semua guru di Ta’miriyah sangat mumpuni (kompeten) dan baik-baik saja.
“Setiap anak kan punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Di sinilah peran sekolah, dalam hal ini guru punya andil besar. Nah, guru Ta’miriyah bisa membaca dan memetakan potensi anak-anak sehingga semua bisa diakomodir,” imbuhnya.
Begitu juga Aldo dan Alex bisa masuk kategori kelas favorit yang pembelajarannya lebih efektif, anak bisa mengembangkan potensinya. Selama di kelas, bimbingan dari guru-guru sangat berpengaruh terhadap perkembangan mereka hingga akhir masa belajar dan mamasuki jenjang perguruan tinggi.
Sebagai orangtua, Alidah dan Goesman, tak bosan mengingatkan anak anaknya untuk hormat pada guru. “Saya tekankan ke anak anak kalau di sekolah, guru adalah pengganti dari orangtua. Maka harus dihormati, didengar dan diikuti petunjuknya,” ungkapnya.
Sekolah Kebanggaan
Sebagai alumni, Alidah tentu sangat bangga dengan TP Ta’miriyah yang menjadi perantara perjalanan hidupnya hingga sekarang. Bahkan, Allah memberikan jodohnya, Goesman, juga alumni sekolah yang sama. Karenanya tak ada lagi keraguan menyekolahkan anak-anaknya di sini.
“Tentu saja ini sekolah kebanggaan. Anak-anak bisa lulus dan berlabuh di perguruan tinggi berkat didikan guru-guru di sekolah ini. Usaha dan doa tentu tetap tidak boleh ditinggalkan,” tuturnya.
Dengan bekal ilmu agama yang kuat, anak anak Alidah makin rajin beribadah, bisa membedakan halal haram, punya akidah dan fikih yang baik.
Dia berpesan kepada murid murid yang sekarang masih duduk di bangku sekolah untuk optimis dan bangga dengan Ta’miriyah.
“Persiapkan diri kalian sebelum memasuki masa akhir belajar. Jangan nunggu kelas XII, tapi mulailah persiapkan dari kelas X di bawah bimbingan bapak ibu guru,” pintanya.
Alidah juga berpesan agar para alumni maupun yang masih duduk di bangku sekolah untuk menjaga nama baik sekolah. Dia juga berharap sekolah yang beralamat di Jalan Indrapura nomor 2 Surabaya ini semakin maju, semakin berkembang.(rul)
Tinggalkan Komentar