
Setiap orang pasti menginginkan masuk surga. Tetapi untuk meraih surga itu bukanlah hal yang mudah, butuh perjuangan bahkan pengorbanan
Dan dirasa ketika kita mengharapkan masuk surga mengandalkan amal ibadah kita maka jauh dari kata layak, maka kita tempuh dari jalur yang lain yaitu dengan cara mencintai Rasulullah SAW
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bersabda, “Al-mar’u ma’a man ahabba” (seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya). Hadis sahih ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari (no. 6169) dan Imam Muslim (no. 2640)

Di antara tanda seseorang yang mencintai Rasulullah adalah :
1. Mengenal sosok beliau, siapakah beliau, siapakah keluarganya, bagaimana kehidupannya, bagaimana dan perjuangannya
2. Memperbanyak membaca shalawat kepada beliau. Pepatah mengatakan “barang siapa yang mencintai sesuatu maka dia akan banyak menyebutnya”
Hal tersebut juga sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً
Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku. (HR. Tirmidzi; hasan)
3. Meneladani akhlak Beliau, mencontoh kepribadian Beliau, meniru perilaku Beliau.
Rasulullah sebagai sang Uswatun Hasanah patut kita contoh dan tiru dalam kehidupan sehari-hari hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab Ayat 21
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا
Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
*) Tausiah disampaikan Ustadz Syamsul Husa, S.Pd.I saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti TK, SD dan SMP Ta’miriyah di halaman sekolah, Senin (24/8/2026).
Tinggalkan Komentar