
Rizcelo Ondreo Savero Kurniawan
Surabaya – Rizcelo Ondreo Savero Kurniawan adalah siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ta’miriyah Surabaya. Siswa yang akrab dipanggil Celo ini ternyata punya bakat terpendam yang tak dimiliki siswa lain.
Salah satu bakatnya adalah bermain piano. Bukan sekadar memainkan alat musiknya, namun Celo berhasil meraih prestasi dari bakat yang dimiliki. Dia juga punya potensi di bidang modelling. Sejumlah penghargaan dan apresiasi telah diraihnya.
Celo menceritakan, sudah bisa bermain piano sejak PAUD. Kemampuannya terus diasah dengan belajar sendiri di rumah, ditunjang dengan les di sejumlah tempat seperti Yuris School of Talent dan Purwacaraka.
“Alhamdulillah. Dikarunai kemampuan bermain piano. Untuk memperlancar, saya setiap hari berlatih di rumah minimal satu sampai dua jam,” kata Celo saat berbincang di sekolah.
Tak ada kendala untuk terus berlatih di rumah. Orang tuanya, Adi Kurniawan dan Fesisa Ginartik memberi dukungan luar bisa dengan membelikannya dua keyboard untuk Celo.
Pelampiasan Positif
Mengapa main piano? Menurut Celo, dengan bermain piano bisa menghindari kebiasaan atau perbuatan yang tidak baik. Dengan piano bisa menghilangkan kesedihan dan amarah.
“Kalau misalnya sedih, bisa ditenangin dengan main piano. Kalau lagi marah gitu, langsung main piano. Jadi tak sampai berlarut-larut,” ungkap Celo.
Dia menyadari, bakat bermain piano juga membuatnya lebih mudah mencari teman. Bahkan, Celo semakin banyak teman di sekolah dan di luar sekolah. Lingkungan sekolah semakin menganal dirinya.
Sibuk bermain piano juga tak membuat sekolahnya ketinggalan. Dia sadar, tugas utamanya adalah belajar di sekolah. Sedangkan bakat piano merupakan anugerah dari Allah.
“Alhamdulillah, keduanya bisa berjalan bersama. Belajar dan bermain piano bisa seiring. Tak boleh ada salah satu yang dikalahkan,” tuturnya.
Wujudkan Mimpi Bunda
Sebagai siswa yang dibesarkan di sekolah Islami, SD Ta’miriyah, Celo mengerti betul apa arti berbakti kepada orang tua, khususnya ibu.
“Sebenarnya bunda punya cita cita menjadi musisi. Tapi karena kesibukan kerja, Bunda tak bisa mewujudkannya. Akhirnya diteruskan ke saya,” tambahnya.
Dari sinilah, Celo memahami ada harapan besar dari bundanya. Makanya, Celo tak kenal lelah dan putus asa untuk terus belajar dan bermain piano.
“Ya, ingin membahagiakan orang tua. Saya meneruskan mimpi dan bakat bunda menjadi musisi,” tuturya.
Dukungan Sekolah
Bakat dan prestasi Celo tak bisa terwujud jika tak ada dukungan dari sekolah. Siswa kelahiran 30 Januari 2013 ini berterima kasih ke sekolah karena telah difasilitasi. “Suport banget sekolah,” cetusnya.
Salah satu dukungan tersebut adalah diberi kesempatan tampil, diberi waktu dan tempat latihan di sekolah, boleh memakai fasilitas sekolah dan mendapat kesempatan bisa mengikuti event event di luar.
Sebagai siswa yang merasakan manfaat besar bersekolah di Ta’miriyah, Celo menitipkan pesan kepada teman dan adik-adik kelasnya. “Yang rajin belajar, jangan malas. Kalau ada masalah pelajaran, sekolah akan mencarikan jalan keluarnya,” ungkapnya.
Beberapa prestasi Celo antara lain:
Tinggalkan Komentar