
Salah satu penampilan siswa baru SMA Ta’miriyah pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026). Mereka menampilkan cerita romansa anak SMA seperti Dilan dan Milea.
Surabaya – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari keempat di Sekolah Menengah Atas (SMA) Ta’miriyah dimeriahkan penampilan kesenian dari siswa siswi baru. Mereka menampilkan berbagai macam pentas kesenian, mulai tradisional hingga seni modern.
Para siswa baru ini dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok dibagi dua lagi sehingga ada delapan kelompok penampil dalam pentas di lapangan parkir sekolah ini.

Ada yang menampilkan dance dan lagu lagu hits, dramatisasi puisi, drama sekolah, tari tradisional, drama musikal, drama cerita rakyat serta pantomim.
Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan dari kelompok satu gugus kesenian. Kelompok yang terdiri dari 10 siswi ini menampilkan romansa remaja anak SMA seperti kisah asmara Dilan dan Milea dalam film “Dilan”
“Ide ini kami pilih karena relevan dengan kehidupan anak-anak remaja, anak SMA seperti kita. Ide ini spontan dan kami hanya ada waktu untuk berlatih selama dua hari saja. Alhamdulillah kelompok kami bisa tampil secara maksimal,” terang perwakilan kelompok satu, Gendis Tirta Syifa.

Menurut Pembina OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) SMA Ta’miriyah, Mahrus Syifaul, S.Pd, pentas seni ini menjadi agenda rutin setiap MPLS sebagai ruang ekspresi bagi siswa siswi baru.
“Ternyata mereka kreatif menuangkan ide-ide yang diimplementasikan dalam sebuah karya seni peran,” ungkap Mahrus.
Pentas ini bukan hanya mengeksplor kemampuan seni, namun juga dilombakan dengan juri dari guru-guru SMA, yakni Bu Ulin Nuriyah dan Bu Diana Sofiana. Pihaknya mengapresiasi kreativitas anak-anak yang sudah ditampilkan di panggung ini.

Sosialisasi Ekstrakurikuler
Selain pentas seni, pada MPLS kali ini, siswa baru diperkenalkan dengan ekstrakurikuler di SMA. Ada 11 jenis ekstrakurikuler yang diperkenalkan, yaitu Nasyid, Olimpiade, Taekwondo, English Club, Tari Saman, Futsal, Banjari, Paskibra, Basket, Panahan dan Brigada Smata.
Masing-masing ekstra diberi kesempatan untuk menyosialisasikan diri kepada siswa baru. Mereka juga memperagakan secara langsung di hadapan siswa baru. Selanjutnya, siswa baru diberi kesempatan untuk memilih ekstrakurikuler mana yang sesuai dengan keinginannya.

Pihak sekolah mengharapkan siswa baru bisa mengikuti salah satu jenis ekstrakurkuler yang sudah diperkenalkan. Tujuannya, siswa tak hanya punya kecakapan di bidang akademik, tetapi juga memiliki skill tambahan lain.(rul)
Tinggalkan Komentar