Info Sekolah
Minggu, 24 Mei 2026
  • Selamat Datang di Website Taman Pendidikan Ta`miriyah Surabaya
  • Selamat Datang di Website Taman Pendidikan Ta`miriyah Surabaya
7 Mei 2026

Zakiyah, Guru Inovatif SD Ta’miriyah Ciptakan Modul Pembelajaran Alternatif

Kam, 7 Mei 2026 Dibaca 14x

Guru SD Ta’miriyah Surabaya, Zakiyah, MPd

Surabaya –   Guru Sekolah Dasar (SD) Ta’miriyah Surabaya, Zakiyah, MPd menjadi juara II Best Practice pada Anugerah Guru PAI Modis (Moderat, Inovatif dan Inspiratif) Kota Surabaya 2026.

Zakiyah membuat inovasi berupa modul dan video pembelajaran alternatif. Inovasi ini sebagai jawaban kegundahan Zakiyah dengan modul pembelajaran yang monoton serta cara pengajaran yang kurang relevan dengan situasi dan kondisi sekarang.

“Yang melatarbelakangi karya saya karena banyak guru yang modulnya monoton, cara belajar dengan ceramah seperti guru-guru kita jaman dahulu. Kurang sesuai dengan era digitalisasi seperti saat ini,” kata Zakiyah

Dengan inovasi ini, Zakiyah ingin proses pembelajaran tak sebatas teori. Siswa diharapkan bisa praktik dan terlibat secara langsung.

Dengan karya “Pengembangan Modul Ajar Halal 3D Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas VI SD Ta’miriyah”,  dia ingin memberikan pengalaman lebih untuk siswa sekaligus memberi perisai dari hal-hal negatif yang tanpa disadari ada di lingkungan sekitar.

Salah satu manfaat dari karya Zakiyah ini adalah bisa dipakai untuk pembelajaran mendalam (deep learning).

Zakiyah pernah mengajari siswa siswi untuk mengetahui jananan dan minuman yang biasa dikonsumsi di sekolah itu halal atau haram.

“Berbagai macam jajanan tersebut selanjutnya dicek di website Kemenag Jawa Timur untuk mengetahui halal atau haramnya,” terangnya.

Dari sini, siswa tidak hanya tahu teorinya, tetapi juga praktik. Terkadang, sambung Zakiyah, siswa tahu nama barang yang haram itu, namun tidak pernah mengerti wujudnya.

Dengan modul ini, siswa akan lebih mudah mengenali dan mensinkronkan antara teori dan riilnya.

Zakiyah tak puas dengan inovasi ini, dia punya keinginan membuat modul dan buku ajar untuk pegangan siswa selain yang sudah ada di sekolah.

Dia juga berharap, guru PAI semakin melek teknologi dan memandang digitalisasi dari sisi positif.

Terbukti Efektif

Pengembangan modul pembelajaran berbasis diferensiasi untuk Pendidikan Agama Islam dan pembentukan karakter peserta didik telah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta pembentukan karakter peserta didik di SD Ta’miriyah Surabaya.

Modul pembelajaran ini tak hanya mampu mengakomodasi berbagai gaya belajar dan kebutuhan individual peserta didik, tetapi juga berhasil mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan holistik.

Hasil validasi dan uji coba menunjukkan respons yang positif dari para ahli dan peserta didik, menegaskan keberhasilan modul pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran agama Islam serta pembentukan karakter yang kuat dan bertanggung jawab secara moral

Diketahui, Zakiyah mengikuti lomba ini sudah yang kedua kalinya. Pertama pada 2025 mendapat tempat di peringkat III dan tahun ini meningkat menjadi peringkat kedua.

Dia akan bekerja keras untuk kembali ikut lomba yang sama dan berharap bisa juara pertama.

“Peringkat pertama di setiap kota nanti akan mewakili daerah ke jenjang provinsi. Memang lomba ini yang menyelenggarakan adalah Kemenag Jatim,” ujarnya.

Sebagai persiapan lomba, Zakiyah juga melakuan penelitian pada Agustus 2025. Sedangkan waktu pembuatan modul diselesaikan selama dua minggu sebelum lomba dilaksanakan.(rul)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar