
Aisya Dwi Arini klas XII 4 SMA Ta’miriyah menunjukkan piagam dan piala G-Olympiad 2026.
Surabaya – Tepuk tangan bergemuruh saat nama Aisya Dwi Arini dari klas XII 4 Sekolah Menengah Atas (SMA) Ta’miriyah disebut sebagai peraih nilai tertinggi Fisika pada G-Olympiad 2026 yang diselenggarakan Genza Education, Sabtu (3/10/2026).
Aisya menjadi yang terbaik dari sekitar 30 peserta olimpiade tahunan tingkat Kota Surabaya ini. Dia bahkan paling unggul di antara peserta lain dari sekolah swasta dan negeri di kota ini.
“Sebenarnya tidak ekspek seperti ini. Kurang yakin. Tapi alhamdulillah saya diberikan hasil yang terbaik disbanding peserta lain,” katanya.
Dia mengaku tidak mempersiapkan secara khusus menghadapi olimpiade ini. Hanya saja, sejak masuk SMA, dia sudah punya pola belajar yang mungkin sulit diterapkan siswa lain.
“Saya setiap hari belajar Fisika minimal satu jam, setiap hari. Saya memang suka pelajaran eksakta,” tambah Aisya.
Baginya, olimpiade seperti ini bukan pertama kali diikuti. Sudah sering ikut event serupa. Bahkan, tahun lalu dia berhasil masuk babak final yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta. “Saat itu saya mendapat peringkat keenam tingkat nasional,” terangnya.
Menurutnya, dengan ikut olimpiade seperti ini bisa mengetahui potensi diri sendiri. Bisa menjadi motivasi dan lebih semangat belajar.
Aisyah bukan satu-satunya pelajar berprestasi di SMA Ta’miriyah. Selain dia, ada lagi tiga temannya yang berada di peringkat kedua, ketiga dan keempat. Mereka adalah yaitu Satria Pratama, Balqis Humaira, Queeny El-Tsania Putri Rizal.
Wakasek SMA Ta’miriyah Bidang Kurikulum, Siti Faridah Waldikh, S.Pd. menyebutkan, prestasi ini buah dari ketekunan anak-anak untuk mempersiapkan diri mengikuti olimpiade ini.
“Kami ucapkan selamat kepada anak-anak yang sudah meraih hasil terbaik. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Genza yang sudah mempercayakan SMA Ta’miriyah sebagai tuan rumah G-Olympiad 2026 ini,” katanya.(rul).