
Kepala SMP Ta’miriyah, Jaka Supriadi, S.Pd.
Surabaya – Kebijakan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ta’miriyah Surabaya mengumpulkan HP siswa selama berlangsung jam pelajaran sejalan dengan Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti tentang pembatasan penggunaan gawai di sekolah.
Jauh sebelum SE tersebut diberlakukan pada 13 Juli 2026, SMP Ta’miriyah sudah mempunyai aturan main mengenai penggunaan HP di sekolah.
“Tentu, program yang kami lakukan ini mempunyai banyak tujuan, khususnya agar para sisa bisa konsentrasi selama mengikuti pembelajaran di dalam kelas,” ujar Kepala SMP Ta’miriyah, Jaka Supriadi, S.Pd.
Tujuan lain adalah mengurangi ketergantungan terhadap gadget, meminimalkan penyalahgunaan HP di lingkungan sekolah, menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab, membentuk karakter yang lebih mandiri dan menghargai aturan.
Selain itu juga untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan mendukung pembentukan akhlak Islami sesuai visi sekolah.
Kebijakan ini juga mempunyai manfaat yang positif untuk peserta didik. Antara lain, siswa lebih fokus memahami materi pelajaran, meningkatkan interaksi sosial dengan guru dan teman, mengurangi distraksi dari media sosial maupun permainan digital.
Manfaat lainnya adalah membiasakan penggunaan teknologi secara bijaksana serta enumbuhkan budaya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
“Komitmen SMP Ta’miriyah Surabaya sebagai sekolah prestasi berbasis religi (religion based achievement school), menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman,” terangnya. (rul/*)
Tinggalkan Komentar